Info #6wwsc : Apa Shampoo-mu?

Entri ini BUKAN ditujukan untuk menjelekkan produk tertentu, tapi ini murni atas keisengan gw sendiri (sok) riset.

Jadi ceritanya kemarin kan gw pengen tau tuh, ada kandungan kimia apa aja di dalam shampoo komersial yang dijual di pasaran. Ya gue nemu sih, yang mana gue kagak ngerti juga, istilah-istilah kimia ya bok, jadi au ah gelap.

Nah barusan pas gue browsing gue nemu cuplikan dari buku Curly Girl-nya Lorraine Massey dan Deborah Chiel

“You’d never dream of washing a good sweater with detergent. Yet most shampoos contain harsh detergents (sodium lauryl sulfate or laureth sulfate) that one finds in dish washing liquid. They’re great for pots and pans because they cut grease so effectively. Your hair on the other hand, needs to retain some natural oils, which protect your hair and scalp. Stripping them away deprives the hair of necessary moisture and amino acids and makes it look dry and dull.” - Lorraine Massey

Nah, gara-gara nemu kata kunci sodium lauryl sulfate atau ‘laureth sulfate’, mendadak gue iseng dong, ngambil 2 shampoo yang pernah gue pake.

Gue pernah pake DV yang hairfall hair therapy sama (DON’T LAUGH!) produk MR yang Bayam. Sebelumnya gue pake RJC, tapi botolnya udah nggak ada.

Gue pake DV sejak rambut gue mulai rontok, pan kemakan iklan, katanya dalam seminggu bisa menghilangkan keluhan rambut rontok. Yang mana, makan tuh iklan, it didn’t work at all! Terus gue pindah ke MR dengan pemikiran bahwa itu kan alami, Bayam, gitu lho. Tapi teteub, masih rontok.

Anyway, terus gue lihat ingredients-nya.

Di D ternyata mengandung :Sodium Laureth Sulfate, dan di MR, Sodium Lauryl Ether Sulfate.

Ahem.Kenapa sekalian nggak pake deterjen atau pembersih piring aja ya kemarin-kemarin buat cuci rambut :))

Notes